MENDUNG SORE

Friday, May 16, 2014

Ultraman

It all happened when I was 6 years old. I did not know what was going on but it seemed like people around me got panicked, especially my parents. In the middle of May 1998, my parents did not allow me to go to school and I was so happy to hear that! I could imagine myself staying at home, running and playing around with my neighbour. But it was far from my expectation. My parents kept telling me and my older brothers to stay in their bedroom and be quiet. The furthest place that we could go to was the bathroom, which is… inside their bedroom. I wondered why we could not go outside and the only thing that crossed my mind was... ‘The monster from Ultraman that I watched yesterday is coming to destroy my city. OH NO!’

There was one time when my parents came to the bedroom and were really angry at me because I was really noisy when I played with my brothers. I asked my parents why they were so angry and they only replied, 'Because you are a girl.' I was really confused and for me, they were just being mean. During that time, I had not seen my older sister for almost one week and every time I asked my parents where my sister was, they said that she was in a hospital. However, I will never forget the look in their teary eyes; terrified and exhausted. I could feel their fear and I was really sure that the monster started attacking some hospitals.

Today is already 10 years since May 1998 and most news on television has been talking about the Riot that happened during that time.  From that moment, I just knew that the May Riot in Indonesia happened due to economic and ethnic Chinese issues. Instead of using the term Tionghua, the term Cina is commonly used to insult Chinese Indonesians. Many victims from the May Riot were Chinese Indonesians; their houses and commercial buildings were burnt down and hundreds of Chinese Indonesians women experienced extreme sexual violence, which was done by Native Indonesians, also called pribumi.

Everything now makes perfect sense. Finally, I understand why my parents were so scared and did not allow me to make any noise at that time. Finally, I understand why my parents were so thrilled when my sister came back from hospital and arrived at home safely. Finally, I understand why my parents are upset every time they hear their children say Cina, instead of Tionghua. And finally, I understand that the monster from Ultraman actually did not attack my city. However, the real monster lives within society and I call it racism. That real monster could destroy people anytime and it will become bigger if people feed it with big portions of revenge and hatred.

I am not an expert, but I think…

The monster would die slowly if people start feeding it with massive portions of mercy. 

Tuesday, January 14, 2014

Pertanda Baik 2014

Halo temanss! Berikut adalah selfie pertama saya di tahun 2014...


dan ini juga menjadi pengalaman pertama gw nyemprotin obat pembasmi serangga ke dalem mulut gue... Jadi begini ceritanya.

Gw bersama sang pacar lagi pergi ke supermarket. Terus kita ngelewatin tulisan "Try our foodies" tapi di tempat itu isinya pembasmi serangga. Cowok gw cekikikan ngomong, "Ih try our foodies, padahal isinya Mortein (obat serangga)" terus gw juga ikutan cekikikan. Gw agak gak ngerti juga sih kenapa kita cekikikan cuma ngeliat itu doang, kita kayaknya pasangan yg kurang hiburan di Perth. Anyway... muncullah ide random gue untuk foto bersama Mortein. Jadi gw minta cowok gw fotoin gw sambil pegang Mortein and ceritanya gw pura2 mau makan Mortein gitu sambil membuka mulut yg lebar, karena kan dibilangnya "Try our foodies". Setelah siap pose dan cowok gw ngambil fotonya, GAK TAU KENAPA seriussss gak tau kenapa tiba2 reflek aja gitu lohh tangan gw mencet si botol pembasmi serangga dan itu pas kesemprot... lumayan banyak sih ke dalem mulut gue. Gw pun langsung panic at the disco and kasitau cowok gue. Cowok gue juga kayak masih bingung ama shock.

Berhubung gw gak bawa botol aer and gak mungkin juga kan gw kumur2 pake susu yg dijual di supermarket, jadi gw cuma bisa ngeludah sambil dilap pake baju gue #eeuuwwhh. Yak begitulah ceritanya. Thanks God gw masih hidup. Padahal gw udah siap buat kejang2 di supermarket and dibawa ke hospital, tapi ternyata gak kenapa2 walaupun lidah kiri gw sedikit mati rasa 30 menit kemudian haha. Terima kasih juga untuk cowok gw yg udah siap siaga nganter gw ke hospital dan sudah menjadi saksi mata peristiwa aneh ini.

Gw jamin ada maksud di balik segala kejadian. Ini pengalaman pertama gw merasakan obat pembasmi serangga, rasanya tawar dan nyemprotin obat serangga ke mulut itu sangat memacu adrenaline. Gw yakin kejadian ini jadi pertanda baik bahwa tahun 2014 will be a year full of adventures! and juga penuh sama hal random menghibur lainnya.

HELL YEAH!!!

Tuesday, December 31, 2013

What Really Matters

Yup, post yg cukup serius ini diketik bukan karena menjelang akhir tahun 2013 tapi emang murni dapet pencerahan mau nulis ini sebelum tidur. Mari kita mulai.

2000
Gw masuk jadi Kristen. Gw lahir bukan di keluarga Kristen and gak ada yg paksa gw buat ke gereja, but at the end gw tau kalo cuma ikut Jesus yg bikin gw damai tentram sentosa. I am really happy that God has given His grace freely to me! 

2004 - 2010
Gw start pelayanan as a worship leader. Start dari sana, gw masuk pelayanan jadi singer, dancer, main drama natal, sie acara, and sie dekorasi di gereja terdahulu. I was really happy buat pelayanan di gereja. It was so wonderful! Tapiii, gw juga gak nyangka kalo at the end, I really wanted to get out from church so bad cos I felt like shit every time I went there. Di tahun2 terakhir ke gereja, gw ngerasa gw pergi cuma karena keharusan. Gw pelayanan karena gw udah jadi pengurus. Gw ke gereja, ya karena itu hari Minggu. Orang Kristen kalo hari Minggu kan harusnya ke gereja, right?

2010 - 2013
Gw akhirnya cabut juga dari gereja gw yg lama karena gw study di Perth. Gw super happy bisa keluar dari gereja yg lama and gw udah ga sabar banget pengen pindah gereja baru! Dengan harapan, pasti semuanya bakalan jauuuuuhhh lebih baik. And yesss, July 2010 gw akhirnya pindah ke gereja baru. Selama di Perth, gw udah di gereja yg sekarang for almost 3,5 years. Tapi apa yg gw pikir bakalan jauh lebih baik ternyata gak. The same old things happen and kata "burn out" di kamus pelayanan gw udah bener2 sering gw sebut. And the same feeling is coming back, I just hate the moment every time I go to church and gw cuma mau pindah gereja secepetnya setelah gw keluar dari pengurus, pindah ke gereja baru and berharap semua bakalan jauh lebih baik. But I know keep moving to another church is not the best answer. There's something wrong that needs to be fixed.

I've been thinking about this for a few months, almost every night. And gw tetep doa ama Tuhan sampe sekarang to get the answer kenapa tiap kali gw ke gereja, start pelayanan and semua bad experience keulang lagi. Gw sempet cerita ke beberapa orang and rata2 jawaban yg gw dapet seperti ini:

1. "Yah namanya juga gereja Indo, mau pindah kemana mah semua sama aja. "
2. "Iya ke gereja jangan liat orang nya tapi liat Tuhan nya."
3. "Stop pelayanan aja dulu beberapa bulan, entar abis itu baru balik lagi."
4. "Pindah gereja aja. Gereja orang bule lebih bagus."
5. "Gak usah gereja lagi. Lo pelayanan juga gak dibayar."

Finally, malam ini gw dapet setitik pencerahan. The answer kenapa this crap thing keulang lagi is most likely karena I do what I don't really want to do and I just do it to make people happy. Gw pelayanan bukan karena gw tau gw bener2 mau pelayanan buat Tuhan. Gw pelayanan di gereja karena gw disuruh, gw gak enak ati, gw gak ada kerjaan, gw feel better kalo nolongin orang, and those kind of things. Selama ini gw bodoh banget gak berani nolak pelayanan karena gw takut dianggep males walaupun emang kenyataannya ya gue males! Well, mestinya kalo emang gue males ya udah ngaku aja ke Tuhan kalo gue males. Kalo emang gue gak siap, gue gak tau kenapa gue harus pelayanan, ya ngaku aja ke Tuhan. And trying hard to look good in front of other people is the stupidest mistake ever. YAPP! Gw menyadarinya setelah 9 tahun kemudian and seriously, I don't want this to happen again in 2014, 2015, 2016 dna tahun2 seterusnyaaaa! 

Being a Christian, pelayanan, pergi ke gereja, saat teduh, doa sebelum makan, doa sebelum tidur, baca alkitab, pokoknya... relationship kita ama Tuhan, gak ada yg bisa judge, gak ada yg bisa paksa, sekalipun itu orang tua kita, pendeta atau tetangga sebelah yg paling suci di seluruh perumahan. Buat gue yg paling penting itu at the end ya cuma kita ama Tuhan kita ngejalaninnya gimana. Kita bener2 ngelakuin apapun dari hati kita, bukan karena orang tua kita or orang gereja yg suruh karena di gereja kurang orang yg pelayanan. Many people bisa judge kita selfish, males gak mau pelayanan, masuk neraka kalo gak pelayanan (gila ini sih lebay abis), anything they want to say! Tapi cuma Tuhan yg tau kesiapan hati kita, seberapa mature kerohanian kita, and semua hal detail lainnya yg gak bisa gw sebutin satu persatu. 

Banyak hal dalam pelayanan yg kebanyakan para pelayan kerjain bukan karena mereka tau emang that's what God wants them to do, tapi karena emang disuruh aja sama orang to do it. Contoh paling heboh biasa pas menjelang Natal. Biasa Natal kan ada tuh yg tampil buat drama lah, choir, nari, or dekorasiin gereja. Dan biasanya ditambah sama kotbahan Natal tentang Tuhan Yesus datang ke dunia buat nebus orang berdosa dan banyak orang yg udah lupain arti Natal sesungguhnya. Natal malah identik ama shopping and discount gede2an, holiday, party, etc and mestinya fokus ke Tuhan Yesus, and so on. Tapi pertanyaannya, apa orang2 yg pelayanan menjelang Natal beneran fokus ama Tuhan Yesus nya pas pelayanan di gereja? Apa emang di gereja ada persembahan choir, drama, tarian or whatever supaya bikin gereja kelihatan lebih rame menjelang Natal? Kalo emang ternyata para pelayan ngelakuin buat ngeramein suasana doang di gereja then it is so IRONIC! We don't need to judge people diluar sana yg cuma mikirin party or shopping pas Christmas. We just need to look at ourselves! Even kelihatannya baik (pelayanan di gereja) but the point is we lose the meaning of Christmas or maybe the meaning of serving God. 

Semoga para pelayan di gereja yg ngebaca ini bisa merenung sejenak sebelum melanjutkan pelayanan2 berikutnya (pelayanan sebelum tahun baru, tahun baru, setelah tahun baru, 40 hari-an setelah tahun baru, dan seterusnya). Don't get me wrong, gw gak bilang kalo jadi pelayan di gereja itu pasti kena masalah mulu or pelayanan di gereja gak boleh banyak2. Yg paling penting menurut gw disini adalah pelayanan di gereja bukan karena dipaksa atau takut di-judge ini itu, tapi pelayanan karena kita bener2 mengucap syukur ke Tuhan for everything that He has done and kita bersedia buat dipake Tuhan (bukan disuruh orang). And it's okay to say NO sama pelayanan kalo emang kita beneran belom siap atau gak sanggup nge-handle nya. Just stop thinking about people's judgement. Instead, keep focusing on your relationship with God and dia melihat dari hati kita, bukan dari seberapa sempurna kita bisa pelayanan tanpa salah.

Wednesday, December 25, 2013

This Christmas!

HALO! 
MERRY CHRISTMAS EVERYONE!

Wowww, time flies dan gak kerasa udah mau taon 2014 yah!

Actually this is the first time gw natalan di Perth, sendirian. Hahhaa beneran sendirian, karena orang2 terkasih lagi pada liburan dan gw stuck disini dengan assignments and exam yg menanti 2 minggu lagi. Jadi belakangan ini gw menghabiskan waktu sama laptop and buku2 pelajaran. Banyak orang yg mengasihani gw di natal tahun ini ...... tapi ternyata natal tahun ini gak sesendu yg gw bayangkan. Banyak hal yg gw syukuri yg udah dikasih Tuhan, contohnya sbb:

1. Distraction belajar semakin berkurang karena gak ada orang2 buat diajakin main. Prestasi pun semakin cemerlang dan membanggakan. Mari raih cita-citamu setinggi langit! (versi iklan layanan masyarakat).

2. Suara gw jadi semakin improve kayaknya karena gw suka nyanyi2 sendiri di rumah biar gak merasa sepi.

3. Walaupun gw stuck sama assignments saat orang2 pada holiday, tapi gw bersyukur karena gw masih dikasih kesempatan buat belajar di negeri kangguru ini. Karena banyak orang yg pengen sekolah tapi gak bisa karena gak ada duit.

4. MAKASIH TUHAN KARENA CHRISTMAS TAHUN INI GAK PANAS! Itu yg paling penting!

5. Hidup gw aman sentosa dijaga Tuhan selama sendirian di rumah. Gw gak se-freak out yg gw bayangkan karena tahun lalu gw takut banget stay di rumah besar ini sendirian! HA-HA

6. Gw jadi lebih fokus ama Tuhan :p Soalnya selama natalan di 3-4 tahun terakhir ini, natal gw lumayan hura-hura dan gw lupa buat spend time lebih khusyuk ama Tuhan. Berhubung natal sendirian di rumah, jadi ya bisa pake waktu buat refleksi relationship ama Tuhan and ngomong ama Tuhan.

7. Thank God karena gw bakal dapet shift kerjaan banyak after natalan! Yaaaaay, MONEEEEEY!

8. Natal tahun ini gw belajar untuk menyirami tanaman di rumah gw. Aku jadi santa cantik yg menyirami tumbuh2an di sore hari :3 (kedip kedip mata)

Kayaknya udah sih, segitu dulu aja. Kalo gak obrolan gw makin melenceng dan random hehe. Selamat natal! Jangan lupa kalo natal itu bukan cuma dipenuhin sama perayaan yg segudang dan bukan cuma diisi pelayanan yg gak ada hentinya, tapi natal itu fokus sama yg punya hajatan natal (baca: Tuhan Yesus).

Yauda saya belajar dulu yah. Sampai jumpa di post berikutnya!

Friday, October 25, 2013

Kekuatan Tante Aerobik

HAI PARA PEMBACA!

Masih ingat post yang satu ini? Okay jadi ceritanya gw lagi iseng nge-check blog gw yang udah lama gak keurus. Nah kalo kita punya blog, kita bisa ke Stats. Gunanya buat check posts apa aja yang paling banyak dibaca sama orang dan lo bisa tau juga orang2 itu bisa nyampe di post itu kayak gimana. Contohnya seperti ini...

 Stats 

Dan pas gw check, ternyataa....

 Fakta Mengejutkan 1

Gue bingunggggg dong, ini kenapa post Aerobik Girang Selalu kok banyak bener yang buka??? Padahal gw ngerasa ini cerita juga gak yang lucu2 gimana banget dah. Terus gw mikir, apa emang tante aerobik lagi jadi trending topic gitu di dunia maya? Gw pun makin penasaran and gw check traffic sources nya. DAN inilah hasilnya...

Fakta Mengejutkan 2

Yang pasti gw ngakak pas liat search keywords "Video Gajah Diberakin Sama Orang". ITUU... COBA JELASIN KE GUE DEMI APA ORANG SEARCH ITU DI GOOGLE??? AHHAHAHAHHA! Honestly, ini kedua kalinya gw check. Waktu pertama kali gw check (1 bulan lalu kali ya), itu search keywords nya ada yg lebih ngaco2 lagi. Ada yg ketik cerita tante panas, tante girang hot dan ya semacamnya. SO... sekarang terkuak sudah kenapa post Aerobik Girang Selalu di blog gw banyak yang cari. Kalian bisa berasumsi apa aja tentang orang2 yang ketik tante areobik di google :p Apapun asumsi nya, feeling gw agak gak enak sih. Err... if you know what I mean... HA-HA (ketawa pasrah).

Yah yang pasti tujuan gw nge-blog cuma buat menyalurkan hobi menulis gw dan share cerita2 yang bikin hati gw lega and mungkin bisa menghibur orang yang baca juga. TAPI jangan pernah mikir kalo gw Duta Besar Tante Aerobik dan berencana bikin group band cewek2 korea pake baju aerobik. Tapi mantep juga kali ya? Nama group band nya Aerobics Generation Cengkareng Asri. Disingkat jadi AGCA dan gw bisa jadi saingannya SNSD. HAHAHA jijik sendiri gw ngebayanginnya.

Apakah post tentang Aerobik Girang Selalu akan mencapai 1 juta pembaca? 
Tunggu berita selanjutnya setahun lagi.


Thursday, October 24, 2013

MATTOHA oh MATTOHA

Semua orang pasti punya arti atau kisah menarik di balik nama mereka. Biasanya kalo orang yang namanya Apriliati, mungkin aja dia lahir di bulan April. Atau namanya Pinokio, mungkin dia lahir pas lagi April Mop (maksa hehehe). Bisa juga namanya Saljuwati kalo dia lahir di bulan bersalju. HAHA apeeee coba????

Anyway, nama2 di keluarga gue sih beda ceritanya. Bisa dibilang sangat random dan kita gak punya nama keluarga. Semua cewek di keluarga gw membenci namanya masing2. Contoh:

1. Nama Ibu- Harimah Mattoha
- Kalo lagi ngantri di bank, nyokap sering dipanggil Harimau. Seriusan. Gw pernah denger kalo nyokap gw dipanggil Harimau. 
- Kalo ngantri (lagi) di bank, kebanyakan orang responnya seperti ini, "Wah, ibu ternyata Cina ya. Saya pikir ibu orang Batak." .......

2. Yulianawati
- Yuli = JULI = Lahir di bulan JULI. Sayang sekali, dugaan anda salah! Cici gw lahir bukan di bulan Juli, tapi di bulan Oktober dan tepatnya baru ultah kemarin ini :3 Jadi nama dia ga tau juga kenapa bisa Yulianawati, mungkin karena terdengar lebih manis dan ayu? 

3. BONUS 
- Kalo nama para cowok di keluarga gw sih masih keren. Koko yang pertama namanya David Wijaya. Nama belakang Wijaya itu asal nyomot aja karena mungkin lebih terdengar seperti nama belakang pria pada umumnya. Kalo koko kedua namanya Ricko Triwijaya. Nama belakang sih jelas banget ada -tri karena dia anak ketiga, tapi nama Ricko itu seinget gw kisahnya begini. Tadinya mau dinamain Niko tapi nyokap protes karena nama itu sama kayak nama tukang roti keliling yang ada di komplek, jadi biar lebih keren diganti aja depannya jadi huruf R (Narasumber: nyokap yang terpercaya dan lugu).

Di antara 1 keluarga, identitas gw yang paling gak jelas. Nama gw... ada banyak. Banyak ejaan yang gak bener. DAN gw udah capek jelasin ke semua orang, beneran. Jadi ini dia alasan kenapa gw bikin post malam ini! Dengan nama ini pula gw mengalami beberapa pengalaman agak aneh. Biar lebih gampang, gw bikin jadi format FAQ deh yaa...

1. Nama sesuai akte lahir?
Yunnita Dewiyana. 

2. Artinya?
Yunnita = JUNI = AHA! Lahir di bulan JUNI. Dewiyana? Gak tau itu nama asal nyomot. Mungkin orang tua gw berharap gw nanti seperti dewi yang manis dan cantik yang ada sayapnya.

3. Loh??? TAPI nama facebook sama nama selama di sekolah Indo kok huruf N nya cuma 1?
Okay, gw pun baru tau kalo nama guee... aslinya itu -N nya ada 2. Itu pun baru tau pas mau UAN (2009) terus disuruh cek akte lahir dan selama 17 tahun gw sekolah, gw gak tau kalo -N nya 2. PARAH.

4. Tapi denger2 ada nama Mattoha ya? Itu apa dong?
Yap, nama gw bisa ada Mattoha nya karena kesotoyan abang tukang passport di Indo. Karena waktu gw masih under 17, passport gw gabung sama nyokap and waktu itu si abang mungkin iseng aja kali nyempilin nama Mattoha sesudah nama Dewiyana. Mungkin dia mikir nama Mattoha itu terdengar lebih eksotis dan unik. Mungkin? Mungkin gak sih???

5. Dan kenapa orang2 juga panggil lu Acing?
Karena itu nama panggilan di rumah sebenernya. And temen2 deket gw iseng panggil pake nama itu dan mulailah semua orang panggil gw dengan sebutan Acing or Cing-Cing. Itu nama chinese lah, dibilangnya nama bawa hoki karena dulu masih kecil sering sakit2an dan mitos nyaaaaa... kalo nama gw diganti dan semua orang di rumah stop calling me with my original name, gw bakal sembuh. 

Anyway ada 1 cerita yang paling ngenesin di rumah gw. Pernah ada temen gw yang telpon ke rumah and nanya, "Halo bisa bicara dengan Yunita?" dan kalo yang jawab saudara2 gw dari Bangka atau pembantu baru, biasanya mereka jawab, "Oh, Yunita? Gak ada tuh, salah sambung." TUT TUT TUT. Makanya waktu dulu aku gak ada teman yang berkunjung ke rumah dan aku termasuk anak yang pendiam.

6. Kira2 dalam jangka waktu 10 tahun ke depan, bakal ada perubahan lagi gak?
ADA. Kalo Tuhan menjodohkan saya dengan si dia sampai ke pelaminan, nama gw bakalan jadi Yunnita Dewiyana Mattoha Ishak. Gak tau napa, nama gw jadi semakin terdengar agak dangdut dan ada sentuhan eksotis nya.

7. Kalo bisa ganti nama, mau pake nama apa? Kenapa?
Barbara / Ezmeralda / Isabella / Coco Chanel / Strawberry / Tutti Frutti. KENAPA? Karena nama2 itu terdengar lebih imut dan layak didengar di telinga gue.

8. Pertanyaan terakhir, nama facebook lu yang pertama apa sih? Kenapa?
Tamago Chink. Karena waktu itu lagi jaman nya jadi alay and kalo kita ga ikutan jadi alay, kita bakal dikucilin di masyarakat. 

Semoga semua keresahan kalian selama ini terjawab atas nama gw yang sesungguhnya. Maaf kalo selama ini udah ada beberapa orang yang nyangka gw undercover police. Sekian!

Monday, September 23, 2013

3 KISAH PANJANG DAN LEBAR

Setelah beberapa bulan menghilang, gw kembali lagi dan hari ini bakal penuh dengan cerita MENYEBALKAN yg terjadi selama beberapa bulann di kehidupan gw. Dan setiap cerita gw kasih moral story juga biar anda bisa jadi lebih bijak dalam menyikapi beberapa orang di sekitar anda. Seperti biasa, gw akan bikin nama2 samaran di setiap cerita gw.

Cerita pertama:  
SI SOTOY.

Jadi di kelas gw ada 1 orang Indo yg menurut gw sangat annoying. Namanya sebut aja Sotoy, karena sesuai dengan namanya... dia emang sok tau dan banyak ngomong. Nah dari awal masuk kelas, feeling gw udah gak enak pas liat gelagatan nih orang. Tapi lubuk hati gw berbisik, "Hah, cuma firasat belaka..." Singkat cerita, gw ngobrol2 sama dia berhubung kita orang Indo, jadi yaa basa basi ramah leletete. Sialnya, itu salah satu keputusan terburuk buat ngobrol sama nih orang. Karena start dari hari itu, nih orang terus menghantui gw dengan segala pertanyaan bodoh dia soal assignment, kepanikan dia soal assignment dan kesotoyan dia soal assingment. Kalo tuh assignment bisa ngomong, gw rasa si Sotoy udah dikutuk jadi batu. Gw ceritain deh 2 kisah hot gw sama si Sotoy. 

Yg pertama, dia pernah teror gw via bbm and telepon, nanya soal salah satu assignment. Emang sih itu susah banget. Gw akui semua anak2 di kelas panic at the disco selama minggu2 itu. TAPI si Sotoy paniknya berlebihan. Intinya dia mikir kalo minggu itu kita udah harus submit essay, padahal gw inget banget gurunya bilang minggu itu kita cuma harus ngerjain essay plan. Alhasil, dia decided buat pinjem contekan essay dari salah satu murid (yg failed unit itu 2x, DEMI APA TOYY?!) dan dengan bangganya cerita ke gw kalo dia udah ngerjain essay itu pake contekan. Berhubung dia waktu itu ceritanya lewat telpon, gw cuma jawab iya iyaa aja sambil ngupil. Terus dia memecah konsentrasi ngupil gw dengan pertanyaan,

"Eh, lo mau gak liat essay gw? Gw udah selesai tuh. And kalo lu mau bagi2 informasi buat bahan essay, kita barengan aja. Kita kan sama2 orang Indo jadi kita saling bantu lah." 

Respon gw cuma ho oh, oke babay! Entah kenapa denger kata2 si Sotoy pas dia ngomong "orang Indo jadi kita saling membantu" itu terdengar negatif dan seperti mau memberi uang suap ke gw. Mungkin 10 tahun lagi gw bakal melihat dia ditangkep sama tim KPK karena memberikan contekan ke murid2 yg mau UAN. Lanjut ke cerita kedua. Suatu hari kita dikasitau results dari assignment Annotated Bibliography kita. Nah sekedar info, gw paling males ditanya dan bertanya tentang results orang. Karena dari pengalaman yg gw dapat, diskusi tentang results itu sama sensitif nya kayak ngomongin berat badan lo yg lumayan berlebih. Tapi apa mau dikata, kalo uda ditanya kan nanggung juga kalo gak jawab. Anyway... si Sotoy bbm gw and nanya results dari Annotated Bibliography gw. Kurang lebih conversationnya seperti ini...

Sotoy: "Eh, lo results Annotated Bibliography dapet berapa?"
Acing: Oh, gue dapet D sih. Lu?"
Sotoy: "Hahhh?? Lo dapet D??? Kok bisa?! Padahal tugas lu waktu itu gw liat lebih bagus dari gue..."
(dan gw pun mulai bingung, karena gw juga pernah liat tugas dia dan to be honest... itu crap banget)
Acing: "Hmm.... okay. Emang lo dapet berapa?"
Sotoy: "Gue sih dapet C."

BAGI TEMAN2 YG BERSEKOLAH DISINI, NGERTI KAN NIH ORANG SEPERTI APA? OMG. Dia ngira results itu sesuai abjad like A, B, C, D sampe Z.. ya mungkin semacam itu. Tapi sebenernya adalah C itu Pass (50-59) and D itu Distinction (70-79) DAN akhirnya dengan super nyolot dan sombong gw jawab si Sotoy kira2 seperti ini...

Acing: "Eh, lo tau gak sih D itu apa? D itu artinya Distinction, artinya gw itu jauh lebih bagus nilainya dari lu dan lo cuma pass doang."

Itu terakhir kali gw ngobrol2 panjang sama dia. Terakhir yg gw tau, dia mulai mencari korban lainnya buat menanggung kesotoyan dia and korban2 tersebut menceritakan kejadian serupa ke gue. Moral dari cerita ini adalah:

1. Ikuti hati kecil anda. SERIUS. Dari 100 kejadian, 99,73% biasanya feeling yg gw dapet dari awal itu bener. 
2. Hati2 kalo orang ngomong, "Ya kita kan sama2 orang Indo, jadi kita saling bantu lah ya..." WASPADA! ITU MODUS PENIPUAN.
3. Kalo mau cari contekan ya cerdas sedikit. Gw lupa cerita, alhasil si Sotoy failed di unit itu karena dia bilang grammar dia bermasalah (gw rasa hidup dia juga bermasalah). Plus dia failed di essay yg udah dia bikin dari contekan temen dia yg udah failed unit itu 2x. Mau dapet nilai bagus? Belajar and believe in yourself!

Cerita kedua:
OM JANJI POLITIK.

Bagi teman2 yg update sama kehidupan share house gw dulu, pasti tau betapa bahagianya gw saat gw pindah dari rumah hygiene freak itu ke rumah yg lebih damai untuk ditepati. Tapi yg namanya kehidupan, pasti ada saja batu kerikil yg membuat kita kadang tersandung dan terluka. Contohnya, di rumah baru gw ini ada satu Om, sebut aja namanya Om Janji Politik (JP) karena apa aja yg diomongin emang kayak pemimpin2 di Indo, cuma bisa ngomong tapi buktinya kaga ada. Untungnya nih om ga serumah sama kita. Dia beda rumah tapi diutus sama owner rumahnya buat jadi perantara and jagain rumah yg sekarang gw tempatin. Nah om JP ini juga tipe om2 Indo yg bangga banget kalo kenal sama orang penting. Masih kurang paham? Misalnya...

"Iya loh, om itu pernah pacaran sama anaknya guberner Jakarta tahun 70-an."
"Iya loh, om itu pernah dijemput pake kuda putih sama Jusuf Kalla."
"Iya loh, om itu temen baiknya yg punya pabrik kerupuk Sidoarjo." (siape juga gw kaga tau, om)
"Iya loh, Bill Gates dulu sering makan soto kambing bareng om."
"Iya loh, om pernah ngalahin Justice Crew waktu main Dance Dance Revolution bareng mereka."
"Iya loh, om dulu sering masuk Playboy Kabel soalnya om suka boong."

DAN SETERUSNYA. Kalian bisa menambahkan semua bullshit di komen post gw kalo tertarik. Anyway om ini sering juga janji politik kalo buat urusan rumah. Gw kasih 2 contoh. Pertama, waktu gw survey rumah yg sekarang udah gw tempatin, dia ngomong kalo rumah ini ada oven and gw bisa pake sepuasnya. Berhubung gw lagi buru2, jadi gw cuma ngeliat aja oven di kitchen dari jauh. Gak gw check detail itu oven bisa berubah jadi transformer tiba2 apa gimana. Singkat cerita, pas gw pindah dari awal taun ini dan gw lagi pengen baking, gw baru liat kalo ovennya itu gak ada mark buat temperature nya berapa. Biasa kan di oven ada gitu tandanya berapa derajat. Gw langsung beteeee banget and langsung telpon si om PJ, nagih janji dia tentang oven. Terus dia ngomong dengan gampangnya, "Iya kamu kan bisa itu temperature nya kira2 aja.. jadi ya mungkin kalo kamu puter ke kanan 1 kali, itu ya 200 derajat, blablablablabla." Gw di dalem ati cuma mikir, gileee kalo dari awal aja udah 200 derajat, gimana kalo gw puter sampe mentok? 1000 derajat? Gw bisa bakar tuh rumah pake oven nya. Akhir dari cerita, gw teror si om! Gw sama housemates yg lain paksa dia buat beli oven baru. Sekarang hidup jadi lebih baik karena udah ada oven layak pakai. 

Tapi kebetean gak berakhir sampe situ karena baru aja kejadian hari ini, dia bikin janji palsu lagi. So, draining shower gw mampet gara2 rambut rontok para cewek2 berambut panjang di rumah gw. Terus gw ngomong dong dari 3 hari lalu buat dibenerin. Dia ngomong kalo hari Minggu bakalan dateng tapi sampe subuh ini dia belom dateng2 juga. Gw rasa sampe nih rumah gw banjir air comberan baru dia dateng benerin saluran yg mampet. Moral story nya:

1. Hati2 sama orang yg kebanyakan ngomong and terlihat sangat helpful dari awalnya. Kalo emang dia helpful and bisa ini bisa itu, orang itu gak perlu ngomong doang tapi langsung dibuktiin. 
2. Jangan lupa pake ear plug or pura2 mati kalo orang lagi ngomong bullshit ke lo.

Cerita ketiga:
MR AND MRS WHATEVA!

Di jaman modern ini, pasti banyak dari kita yg pernah broadcast message buat nanyain sesuatu ke khalayak ramai. Misalnya, "Eh malem ini ada yg mau makan gak di restoran Suka Mundur?" Dan respon yg didapat biasanya: Iya, Gak, Bisa Jadi, Liat Nanti, Terserah, Aku Boleh Gak Kasih Jawaban 3 Bulan Lagis (gak nyambung) atau gak dijawab sama sekali. NAH gueeeee nih, gueeeee.... paling sering banget ngalamin ini, tepatnya sama anak2 remaja di gereja gue. Jadi istilah kerennya, gw bertugas buat update news and sekalian ngajakin anak2 remaja kalo ada acara kemana gitu yg asik buat bergaul. Dan gw jadi mempelajari beberapa hal dari jawaban yg mereka kasih...

1. Orang yg jawab IYA atau GAK adalah orang yg tau apa yg mereka mau. Kalo gak, ya mana bisa jawab iya apa gak iya gak sih nah loh bingung kan? Bisa jadi sih.
2. Orang yg jawab LIAT NANTI, TERSERAH, MIKIR DULU, atau AKU BOLEH GAK KASIH JAWABAN 3 BULAN LAGI (oops!) biasanya orang yg gak bakalan pergi dan jangan berharap terlalu banyak sama jawaban seperti itu. 
3. Orang yg gak jawab sama sekali itu mungkin aja pas mau reply, hape nya kecemplung di kloset atau jempolnya kapalan. Tapi menurut gw, mereka berusaha jadi orang misterius tapi gagal. Karena... ya ini bukan saat yg tepat buat minta ditebak2 cos I can't read their mind and all I need is just answer, iya atau gak. 

Moral dari cerita ini... Pertanyaan yg diajukan dari orang2 yg ngatur event pasti ada gunanya. Bukannya nanya cuma buat iseng or lagi gak ada kerjaan. Dan respon itu sangat sangat dibutuhkan buat tau berapa banyak orang yg dateng and buat book place nya juga. 

PHEW. 
Yap sekian cerita pembuka gw hari ini. Lanjut lagi sama cerita2 di esok hari!